“Pendidikan bagi Masa Depan yang Berkelanjutan” 

Pusat Pendidikan lingkungan hidup bali

Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali PPLH Bali adalah Lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat. Merupakan pengembangan dari PPLH Seloliman yang berdiri sejak tahun 1990. PPLH Bali dirintis sejak tahun 1997 setelah PPLH Puntondo – Makassar. Pendiri PPLH adalah Bapak drh. Suryo W. Prawiroatmodjo dan Hans Ulrich Fuhrke. PPLH Bali berbadan hukum dalam bentuk Yayasan.

VISI Kami

“Terwujudnya masyarakat sejahtera dengan pengelolaan lingkungan yang arif dan berkelanjutan”. 

ARTIKEL 

20 SEKOLAH DI BALI MENJADI PERCONTOHAN

SEKOLAH  BEBAS PLASTIK SEKALI PAKAI

 

 

     Provinsi Bali telah memiliki 20 pilot project sekolah bebas plastik sekali pakai yang tersebar pada tiap kabupaten/kota. Semuanya tergabung dalam program Ban the Big 5 yang mengkampanyekan pengurangan lima jenis plastik sekali pakai, seperti kantong plastik, styrofoam, saset, sedotan plastik, dan microbeads. Ban the Big 5 merupakan salah satu program besar Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI). PPLH Bali sebagai anggota AZWI bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali menargetkan sekolah-sekolah di Bali melaksanakan pengurangan plastik sekali pakai sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2019 tentang Pembatasan Timbulan Plastik Sekali Pakai (PSP).

 

DAFTAR SEKOLAH PILOT PROJECT BAN THE BIG 5 TAHUN  2023

 

 

Tahapan pelaksanaan program ini antara lain memastikan adanya kebijakan sekolah mengenai pengelolaan sampah dan pengurangan plastik sekali pakai, budaya warga sekolah melakukan pengurangan plastik sekali pakai mulai dari kantin bebas plastik sekali pakai, membawa botol minum dan tempat makan dari rumah, sosialisasi dan pembuatan media kampanye Ban the Big 5 dengan poster, tiktok, video oleh para duta, sidak plastik sekali pakai, pemilahan sampah dan penataan lingkungan sekolah serta donasi untuk perubahan kantin menuju bebas plastik sekali pakai.

 

Kantin Sehat SDN 7 Dauh Puri, Bebas PSP

Doc. PPLH Bali, 2023

 

Program Ban the Big 5 juga bekerjasama dengan seluruh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Bali untuk turut mendampingi sekolah pilot project dalam menjalankan aksi pengurangan plastik di sekolah masing-masing. Hal ini bertujuan agar pendampingan dapat berlangsung secara intensif dan berkelanjutan terhadap seluruh sekolah yang tergabung dalam program Ban the Big 5.

 

 

Sosialisasi Ban The Big 5 dengan DKLH Prov. Bali (17/10/2022)

Doc. PPLH Bali, 2022

 

Saat ini belum semua sekolah pilot project Ban the Big 5 dapat menerapkan pengurangan plastik sekali pakai secara maksimal. Kurangnya komitmen dan partisipasi dari seluruh warga sekolah menjadi salah satu penyebabnya. Padahal partisipasi menjadi salah satu aspek penting untuk mencapai keberhasilan kegiatan. Tiga aspek lainnya adalah regulasi, anggaran, saran prasarana, dan partisipasi warga sekolah. 

 

Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu adanya pendekatan lebih lanjut terhadap sekolah. Komitmen kepala sekolah dan sinergi dengan pengelola kantin harus diperkuat, mengingat kantin menjadi salah satu sumber timbulan sampah di sekolah. Langkah selanjutnya melalui group whatsapp PPLH Bali akan terus mengajak sekolah lain turut memotivasi dan membagi praktik baik menciptakan sekolah bebas plastik sekali pakai di Provinsi Bali.  (Dy)

 

 

Partner

Subscribe email untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami

 *