ARTIKEL

PENERAPAN SOP PEDAGANG DI PASAR SENI GUWANG

WUJUDKAN PASAR SENI PERTAMA BEBAS PLASTIK SEKALI PAKAI DI BALI

 

 

 

 

 

Pasar Seni Guwang menjadi pasar seni pertama di Provinsi Bali yang menerapkan program pasar bebas plastik sekali pakai. Program ini didampingi oleh Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali bersama dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) bekerjasama dengan Desa Adat Guwang Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Ada beberapa tahapan dalam pelaksanaan program ini diantaranya edukasi Standar Operasinal Prosedure (SOP) Pedagang yaitu sebuah tata cara mengubah kebiasaan pedagang langsung memberikan kantong sekali pakai kepada konsumsen. SOP akan memandu pedagang yang sebelumnya terbiasa memberikan kantong plastik langsung ke konsumen sebagai wadah pembungkus, menjadi menanyakan terlebih dahulu ke konsumen apakah konsumen sudah membawa tas belanja sendiri atau menawarkan tas belanja ramah lingkungan sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai. 

 

Edukasi SOP ini diberikan kepada seluruh pedagang di Pasar Seni Guwang dengan metode door to door (dari kios ke kios). Edukator adalah 6 orang ibu-ibu sukarelawan yang berasal dari para pedagang Pasar Seni Guwang. Sebelum melakukan edukasi  tim edukator mendapat pelatihan terlebih dahulu. Tugas edukator selain mensosialisasikan program pasar bebas plastik di Pasar Seni Guwang sekaligus melatih pedagang dalam menerapkan SOP pedagang agar tidak lagi memberi kantong plastik kepada para konsumen. Pelatihan kepada 6 orang sukarelawan dilaksanakan di Kantor Desa Adat Guwang pada 8 November 2022. Selanjutnya para sukarelawan melakukan edukasi kepada seluruh pedagang dilaksanakan selama 2 hari yakni pada tanggal 9-10 November 2022. Edukasi door to door juga dibekali flayer SOP, lebih dari 150 lembar SOP pedagang disebarkan dan lebih dari 200 pedagang telah mendapat edukasi.

 

Ketut Buda, selaku Kepala Pasar Seni Guwang optimis pedagang mampu menerapkan SOP pengurangan kantong plastik sekali pakai. Pihak pengelola Pasar Seni Guwang sangat mendukung program ini dan akan menyediakan kantong guna ulang yang akan disuplai ke pedagang dengan kisaran harga Rp. 3.000 - 5000,-. Karniti, salah satu pedagang di Pasar Seni Guwang berpendapat bahwa dengan adanya program pasar bebas plastik di Pasar Seni Guwang, ia tidak lagi mengeluarkan cost untuk membeli kantong plastik dan berharap program ini dapat terus terlaksana di Pasar Seni Guwang.

 

Selain penerapan SOP pedagang terdapat pula kegiatan rampok plastik yang dipimpin oleh Bendesa Guwang, I Ketut Karben Wardana bersama pengelola Pasar Seni Guwang pada tanggal 10 November 2022. Sebanyak 250 tas kain dibagikan untuk menggantikan tas kresek yang digunakan pembeli di area Pasar Seni Guwang. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, baik pedagang maupun pembeli  mulai mengetahui bahwa Pasar Seni Guwang telah mempromosikan diri menjadi Pasar tradisional bebas plastik sekali pakai. (dy).